Link has been copied to clipboard!

Safe Link Converter

Showing posts with label Pendidikan Kewarganegaraan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan Kewarganegaraan. Show all posts

Tanya Jawab PKN #2

5:13:00 PM Add Comment
Tanya Jawab PKN #2

Pertanyaan

  1. Jalaskan makna Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa!
  2. Apa yang dimaksud dengan jati diri bangsa?
  3. Sebutkan ciri-ciri ideologi terbuka!
  4. Jelaskan makna nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mengandung dimensi fleksibilitas!
  5. Mengapa Pancasila dikatakan sebagai ligatur bangsa Indonesia?

Jawaban

  1. Masyarakat Indonesia yang ber-Pancasila selalu mengembangkan potensi kemanusiaannya sebagai makhluk individu dan sosial dalam rangka mewujudkan kehidupan bersama menuju satu pandangan hidup bangsa dan negara.

  2. Maksud jati diri bangsa adalah pandangan hidup yang berkembang di dalam masyarakat, yang menjadi kesepakatan bersama, berisi konsep, prinsip dan nilai dasar yang diangkat menjadi dasar negara.

    • Nilai dan cita-citanya berasal dari moral budaya masyarakat itu sendiri.
    • Ideologi terbuka hanya terdapat dalam sistem yang demokratis.
    • Bersifat inklusif, tidak totaliter dan tidak dapat dipakai melegatimasi kekuasaan sekelompok orang.

  3. Bahwa ideologi memiliki keluwesan yang memungkinkan untuk mengembangkan pemikiran-pemikiran baru yang relevan tentang dirinya tanpa menghilangkan atau mengingkari hakikat dan jati diri yang terkandung dalam nilai dasarnya. 

  4. Karena, nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan denominator dari nilai-nilai yang berkembang dan dimiliki oleh masyarakat sehingga memiliki daya rekat yang kuat, karena memang dirasa miliknya.

Tanya Jawab PKN #1

4:40:00 PM Add Comment
Tanya Jawab PKN #1
[Images source: .klinikgigispesialisdrlukas.com]

Pertanyaan

  1. Sebutkan tokoh yang mengusulkan rancangan dasar negara dalam sidang pertama BPUPKI!
  2. Sebutkan lima asas rumusan Pancasila yang dikemukakan oleh Muhammad Yamin!
  3. Bagaimana pengertian ideologi menurut Soerjono Soemargono?
  4. Jelaskan salah satu pandangan yang mengemukakan tentang lahirnya ideologi!
  5. Sebutkan fungsi-fungsi ideologi!

Jawaban

    • Ir Soekarno
    • Prof. Dr. Soepomo
    • Prof. Mr. Muh Yamin

    • Peri Kebangsaan
    • Perikemanusiaan
    • Peri Ketuhanan
    • Peri Kerakyatan
    • Peri Kesejahteraan Rakyat

  1. Menurut Soerjono Soemargono Ideologi adalah kumpulan, gagasan-gagasan atau ide-ide, keyakinan-keyakinan dan juga kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis, yang meliputi bidang politik, sosial, kebudayaan dan keagamaan.

  2. Ideologi merupakan hasil olah pikir para cendekiawan untuk kemudian dijabarkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

    • Bekal dan jalan bagi seseorang untuk menemukan identitasnya
    • Struktur kognitif
    • Orientasi dasar

Hakikat Pancasila Sebagai Ideologi

3:09:00 PM Add Comment
Hakikat Pancasila Sebagai Ideologi

Hakikat Pancasila sebagai Ideologi

Pancasila merupakan ideologi nasional negara Indonesia. Secara umum ideologi merupakan gagasan, ide, keyakinan, kepercayaan yang menyeluruh serta sistematis yang menyangkut dan mengatur tingkah laku sekelompok manusia tertentu dalam berbagai bidang kehidupan politik, pertahanan, keamanan, sosial, kebudayaan, dan keagamaan. Pancasila dilihat dari sifat-sifat dasarnya, dapat dikatakan ideologi terbuka. Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi-dimensi idealitas, normatif, dan realitas. Rumusan-rumusan Pancasila sebagai ideologi terbuka bersifat umum dan universal, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

1. Pengertian Pancasila

Dalam rangka lebih memahami tentang Pancasila sebagai ideologi terbuka, maka perlu dijelaskan lebih dahulu apa itu Pancasila. Banyak tokoh nasional yang telah merumuskan konsep Pancasila sesuai dengan sudut pandang masing-masing.

Berikut ini beberapa pengertian Pancasila yang dikemukakan oleh beberapa ahli.
  1. Ir. Soekarno
      Pancasila merupakan isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila tidak saja menjadi falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yaitu falsafah bangsa Indonesia.
  2. Muhammad Yamin
      Pancasila berasal dari kata "panca" yang berarti lima dan "sila" yang berarti sendi, atas, dasar, atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Dengan demikan, Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik.
  3. Notonegoro
      Pancasila adalah dasar falsafah negara Indonesia. Berdasarkan pengertian ini dapat disimpulkan Pancasila pada hakikatnya merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan, serta sebagi pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
  4. Berdasarkan terminologi
      Dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 1945, Pancasila yang memiliki arti lima asas dasar digunakan oleh Presiden Soekarno untuk memberi nama pada lima prinsip dasar negara Indonesia yang diusulkannya.

Pengertian Pancasila tersebut dikukuhkan pada tanggal 18 Agustus 1945 sebagai dasar negara dalam sidang PPKI yang sidang tersebut, di antaranya:
  1. Mengangkat Presiden Soekarno sebagai presiden RI dan Moh. Hatta sebagai wakilnya.
  2. Mengesahkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan UUD 1945 sebagai sumber perundangan RI.
  3. Membentuk KNIP yang kemudian berubah saat ini menjadi MPR.

Adapun macam-macam rumusan Pancasila sebagai berikut.
  1. Menurut Muh. Yamin tanggal 29 Mei 1945, lima asas rumusan Pancasila, meliputi:
    1. Peri Kebangsaan
    2. Perikemanusiaan
    3. Peri Ketuhanan
    4. Peri Kerakyatan
    5. Peri Kesejahteraan Rakyat
  2. Menurut Mr. Soepomo tanggal 31 Mei 1945, lima rumusan Pancasila, meliputi:
    1. Paham Negara Kesatuan
    2. Perhubingan Negara dengan Agama
    3. Sistem Badan Permusyawaratan
    4. Sosialisasi Negara
    5. Hubungan antar-Bangsa
  3. Menurut Ir. Soekarno tanggal 1 Juni 1945, lima asas rumusan Pancasila, meliputi:
    1. Kebangsaan Indonesia
    2. Internasionalisme/perikemanusiaan
    3. Mufakat/demokrasi
    4. Kesejahteraan Sosial
    5. Ketuhanan yang Berkebudayaan
  4. Menurut Panitia Kecil pada sidang PPKI tanggal 22 Juni 1945, lima asas rumusan Pancasila, meliputi:
    1. Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
    2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
    3. Persatuan Indonesia.
    4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
    5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  5. Sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945, menghasilkan rumusan akhir Pancasila. Lima asas rumusan Pancasila tersebut, meliputi:
    1. Ketuhanan Yang Maha Esa
    2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
    3. Persatuan Indonesia
    4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
    5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

2. Pengertian Ideologi

Ideologi berasal dari bahasa Latin idea, yang berarti daya cipta sebagai hasil kesadaran manusia dan logos, yang berarti ilmu. Istilah ideologi tersebut diperkenalkan oleh filsuf Prancis A. Destut de Tracy (1801) yang mempelajari berbagai gagasan manusia serta kadar kebenarannya. Ideologi juga diartikan sebagai filfasah hidup dan pandangan dunia. Biasanya ideologi selalu mengutamakan asas-asas kehidupan politik dan kenegaraan sebagai satu kehidupan nasional yang berarti kepemimpinan, kekuasaan, dan kelembagaan dengan tujuan kesejahteraan. Jika diterapkan untuk negara, maka ideologi diartikan sebagai kesatuan gagasan-gagasan dasar yang disusun secara sistematis dan dianggap menyeluruh tentang manusia dan kehidupannya, baik sebagai individu, sosial, maupun dalam kehidupan  bernegara.

Berikut ini beberapa pengertian ideologi menurut beberapa tokoh.
  1. A. Destut de Tracy
      Ideologi adalah bagian dari filsafat yang merupakan ilmu yang mendasari ilmu-ilmu lain, seperti pendidikan, eetika, politik, dan sebagainya.
  2. Laboratorium IKIP Malang
      Ideologi adalah seperangkat nilai, ide, dan cita-cita, serta pedoman dan metode melaksanakan/mewujudkannya.
  3. Soerjono Soemargono
      Ideologi adalah kumpulan, gagasan-gagasan atau ide-ide, keyakinan-keyakinan dan juga kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis, yang meliputi bidang politik, sosial, kebudayaan, dan keagamaan.
  4. Moerdiono
      Ideologi adalah kompleksitas pengetahuan dan nilai yang secara keseluruhan menjadi landasan bagi seseorang (masyarakat) untuk memahami jagat raya dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengelolanya.
  5. Ensiklopedia internasional
      Ideologi adalah "system of ideas, belief, and attitudes whic underlie the way of live in a particular group, class, or society" (sistem gagasan, keyakinan, dan sikap yang mendasari cara hidup suatu kelompok, kelas, atau masyarakat tertentu).
  6. Prof. Padmo Wahyono, S.H
      Ideologi diberi makna sebagaipandangan hidup bangsa, falsafah hidup bangsa, yang berupa seperangkat tata nilai yang dicita-citakan dan akan direalisasi di dalam kehidupan berkelompok. Ideologi ini akan memberikan stabilitas arah dalam hidup berkelompok dan sekaligus memberikan dinamika gerak menuju apa yang dicita-citakan.
  7. Dr. Alfian
      Ideologi adalah suatu pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh dan mendalam tentang bagaimana cara sebaiknya, yaitu secara moral dianggap benar dan adil mengatur tingkah laku bersama dalam berbagai segi kehidupan.
  8. Prof. Dr. Soerjanto Poespowardojo
      Ideologi adalah keseluruhan pandangan, cita-cita, nilai, dan keyakinan yang ingin mereka wujudkan dalam kenyataan hidup yang konkret.
  9. M. Syafaat Habib
      Ideologi adalah suatu kepercayaan politik sebagai hasil kemauan bersama sehingga terbentuk keyakinan yang kukuh dalam komunitas politik. Ideologi ini dalam perjalanan sejarah bangsa akan dijadikan landasan tidak bergerak yang tangguh, dan sekaligus menjadi cita-cita yang harus diwujudkan dalam kehidupan nyata masa kini dan masa selanjutnya.

Dari pendapat-pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa ideologi adalah gagasan, cita-cita, dan nilai dasar yang membentuk sistem nilai yang utuh, bulat, dan mendasar yang merupakan pencerminan dari pandangan hidup dan falfasah hidup suatu bangsa, berbentuk kepercayaan politik yang kukuh sebagai hasil kemauan bersama dan menjadi landasan yang tangguh dan arah yang jelas dalam mencapai cita-cita bersama.

3. Lahirnya ideologi

Dalam meninjau lahirnya ideologi ada dua pandangan, yaitu:
  1. Pandangan pertama
      Suatu ideologi berawal dari konsep-konsep abstrak yang berangsur-angsur tumbuh dan berkembang bersama-sama dengan tumbuh kembangnya masyarakat. Konsep-konsep tersebut kemudian mengakui adanya nilai dasar atau prinsip-prinsip tertentu, sehingga lama-kelamaan diterima sebagai suatu kebenaran dan diyakini sebagai pegangan dalam menjalin kehidupan bersama dalam bentuk norma-norma.
  2. Pandangan kedua
      Suatu ideologi merupakan hasil olah pikir para cendekiawan untuk kemudian dijabarkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

4. Fungsi ideologi

Suatu ideologi pada dasarnya merupakan hasil refleksi manusia atas kemampuannya mengadakan distansi (menjaga jarak) dengan dunia kehidupannya. Ideologi mencerminkan cara berpikir masyarakat dan juga membentuk masyarakat menuju cita-citanya. Ideologi adalah satu pilihan yang jelas menuntut komitmen untuk mewujudkannya. Semakin mendalam kesadaran ideologis seseorang, berarti semakin tinggi pula rasa komitmennya untuk melaksanakannya.

Dari uraian tersebut dapat dikemukakan bahwa ideologi mempunyai fungsi sebagai berikut.
  1. Struktur kognitif, yaitu keseluruhan pengetahuan yang merupakan landasan untuk memahami dan menafsirkan dunia dan kejadian-kejadian dalam alam sekitarnya.
  2. Orientasi dasar dengan membuka wawasan yang memberikan makna serta menunjukan tujuan dalam kehidupan manusia.
  3. Norma-norma yang menjadi pedoman dan pegangan bagi seseorang untuk menjalankan kegiatan dan mencapai tujuan.
  4. Bekal dan jalan bagi seseorang untuk menemukan identitasnya.

Dalam hal fungsi ideologi, Dr. Alfian berpendapat bahwa kegagalan suatu bangsa dalam mengembangkan ideologi secara bermakna dari waktu ke waktu dapat berakibat fatal terhadap ideologi tersebut. Ia dapat kehilangan atau mengalami krisis kredibilitas yang hebat, terutama terhadap generasi baru yang hidup dalam suasana dan situasi baru. Bila demikian keadaannya, ideologi itu akan terasa sebagai sesuatu yang dipaksakan dan oleh karena itu menjadi otoriter atau totaliter sifatnya (penerapan ideologi komunis), meskipun pada dasarnya secara formal ideologi itu bersifat terbuka dan demokratis. Lebih berbahaya lagi bilamana mereka yang berkuasa hanya memanfaatkan ideologi tersebut untuk keperluan legitimasi kekuasaannya, sedangkan sikap dan tingkah laku politiknya mungkin sama sekali bertentangan dengan nilai-nilai dasar yang terkandung dalam ideologi tersebut.

Beberapa Macam Ideologi Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

2:19:00 PM Add Comment
Beberapa Macam Ideologi Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya
[Images source: damailahindonesiaku.com]

Pengertian Ideologi

Ideologi berasal dari bahasa Latin idea, yang berarti daya cipta sebagai hasil kesadaran manusia dan logos, yang berarti ilmu. Istilah ideologi tersebut diperkenalkan oleh filsuf Prancis A. Destut de Tracy (1801) yang mempelajari berbagai gagasan manusia serta kadar kebenarannya. Ideologi juga diartikan sebagai falfasah hidup dan pandangan dunia.

1. Ideologi Komunis / Komunisme

Ideologi komunisme Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

Ideologi Komunis atau Komunisme adalah suatu ajaran yang didasarkan atas paham sama rasa sama rata yang telah diyakini kebenarannya.

Ciri-ciri :

  1. Dalam Bidang Politik :
      Politik bersifat tertutup hanya ada satu partai yang berkuasa yaitu partai komunis, rakyat hanya sebagai objek negara.
  2. Dalam Bidang Ekonomi :
      Perekonomian dikendalikan dari pusat sehingga tidak berhasil mewujudkan kemakmuran, karena cenderung mengabaikan hak-hak asasi manusia.
  3. Dalam Bidang Sosial :
      Hanya mengenal satu kelas sosial dan keinginan harus merasakan sama rasa sama rata, sehingga merasakan hak dan kewajiban yang sama.
  4. Dalam Bidang Agama :
      Komunis tidak mengenal adanya tuhan.

Negara-negara yang menganutnya :

  • Republik Rakyat Tiongkok
  • Korea Utara
  • Laos
  • Vietnam
  • Kuba
  • Transnistia

2. Ideologi Libralisme

Ideologi Libralisme Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

Ideologi Libralisme adalah suatu ajaran yang diyakini kebenarannya untuk mengatur tingkah laku yang menonjolkan individu.

Ciri-ciri :

  1. Dalam Bidang Politik :
      Kebebasan individu sangat menonjol sehingga kehidupan ketatanegaraan sangat labil.
  2. Dalam Bidang Ekonomi :
      Mengenal paham kapitalisme perekonomian diserahkan kepada perseorangan.
  3. Dalam Bidang Sosial :
      Anggota masyarakat cenderung individualis.
  4. Dalam Bidang Agama :
      Negara tidak ikut campur tangan dalam agama, sebab agama merupakan urusan pribadi.

Negara-negara yang menganutnya :

  • Amerika Serikat
  • Argentina
  • Jepang
  • Korea Selatan
  • Israel
  • Singapura

3. Ideologi Kapitalisme

Ideologi Kapitalisme Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

Ideologi Kapitalisme adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya.

Ciri-ciri :

  1. Dalam Bidang Politik :
      Negara hanya bertindak sebagai pengawas jalannya tata-tertib hukum.
  2. Dalam Bidang Ekonomi :
      Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar.
  3. Dalam Bidang Sosial :
      Kebebasan warga negara dijunjung tinggi, warga negara bebas melakukan apa saja asalkan tidak melanggar hukum.
  4. Dalam Bidang Agama :
      Pada kapitalis monopolis mengesampingkan nilai-nilai agama, sehingga melahirkan sekulirsme (paham yang memisahkan agama dengan negara).

Negara-negara yang menganutnya :

  • Inggris
  • Belanda
  • Spanyol
  • Australia
  • Portugis
  • Prancis

4. Ideologi Fasisme

Ideologi Fasisme Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

Ideologi Fasisme adalah sebuah paham politik yang mengungkapkan kekuasaan absolut tanpa demokrasi.

Ciri-ciri :

  1. Dalam Bidang Politik :
      Sistem pemerintahan satu partai, pemerintahan bersifat otoriter dan totaliter.
  2. Dalam Bidang Ekonomi :
      Negara dijadikan alat permanen untuk mencapai tujuan negara.
  3. Dalam Bidang Sosial :
      Mempercayai adanya perbedaan antara orang yang memerintah dan yang diperintah, antara elite dan massa.

Negara-negara yang menganutnya :

  • Jerman
  • Italia

5. Ideologi Sosialisme

Ideologi Sosialisme Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

Ideologi Sosialisme adalah paham yang bertujuan membentuk negara kemakmuran dengan usaha kolektif yang produktif dan membatasi milik perseorangan.

Ciri-ciri :

  1. Dalam Bidang Politik :
      Demokrasi tidak akan berjalan, karena penguasa menekan kebebasan individu.
  2. Dalam Bidang Ekonomi :
      Merencanakan masyarakat berdasarkan dorongan kerja sama dan tidak ada hak milik perseorangan. Tidak ada kelas kaya dan miskin, sebab semua sama.
  3. Dalam Bidang Sosial :
      Mencita-citakan masyarakat yang didalamnya dapat bekerja sama dan solidaritas dengan hak-hak yang sama.

Negara-negara yang menganutnya :

  • Venezuela
  • Norwegia
  • Cekslovakia
  • Polandia

6. Ideologi Anarkisme

Ideologi Anarkisme Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

Ideologi Anarkisme adalah suatu paham yang mempercayai bahwa segala bentuk negara, pemerintahan, dengan kekuasaannya adalah lembaga yang menumbuh-suburkan penindasan terhadap kehidupan, oleh karena itu negara, pemerintahan, beserta perangkatnya harus dihilangkan atau dihancurkan.

7. Ideologi Konservatisme

Ideologi Konservatisme Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

Ideologi Konservatisme adalah paham politik yang ingin mempertahankan tradisi dan stabilitas sosial, melestarikan pranata yang sudah ada, menghendaki perkembangan setapak demi setapak, serta menentang perubahan yang radikal.

Ciri-ciri :

  1. Lebih mementingkan lembaga-lembaga kerajaan dan gereja
  2. Agama dipandang sebagai kekuatan utama disamping upaya pelestarian tradisi dan kebiasaan dalam tata kehidupan masyarakat.
  3. Lembaga-lembaga yang sudah mapan seperti keluarga, gereja, dan Negara semuanya dianggap suci.

Negara-negara yang pernah menganutnya :

  1. Denmark
  2. Hongaria
  3. Bulgaria
  4. Inggris
  5. Kanada

8. Ideologi Pancasila

Ideologi Pancasila Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

Ideologi Pancasila adalah suatu ajaran yang tersusun sistematis dan diyakini kebenarannya, karena didasarkan atas nilai-nilai pancasila.

Ciri-ciri :

  1. Dalam Bidang Politik :
      Politik berdasarkan demokrasi pancasila.
  2. Dalam Bidang Ekonomi :
      Sistem ekonomi yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
  3. Dalam Bidang Sosial :
      Pola kehidupan sosialnya adalah kekeluargaan dan kegotongroyongan.

Negara-negara yang menganutnya :

  • Indonesia

9. Ideologi Demokrasi

Ideologi Demokrasi Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

Demokrasi artinya hukum untuk rakyat oleh rakyat. Kata ini merupakan himpunan dari dua kata :
Demos yang berarti rakyat dan Kratos yang berarti kekuasaan. Jadi artinya kekuasaan ditangan rakyat.

Negara-negara yang menganutnya :

  • Inggris
  • Australia
  • Denmark
  • Swedia
  • Belgia
  • Selandia Baru

10. Ideologi Marxisme

Ideologi Marxisme Dengan Ciri dan Penjelasannya Beserta Negara Penganutnya

Ideologi Marxisme adalah sebuah paham yang mengikuti pandangan-pandangan dari Karl Marx pada abad ke-18. Ideologi Marxisme hampir sama seperti Ideologi Komunis.

Ciri-ciri :

  1. Dalam Bidang Politik :
      Hanya ada satu partai yang berkuasa.
  2. Dalam Bidang Ekonomi :
      Segala alat produksi harus di tangan negara, dan hak milik perseorangan seperti rumah, kendaraan, dsb tidak diakui.

Negara-negara yang menganutnya :

  • Rusia